Sabtu, 20 Juni 2009

SILSILAH EYANG MUHAMMAD BIN UMAR

Kyai Muhammad Bin Umar adalah putra menantu dari Kyai Ageng Muhammad Besari, Tegalsari Ponorogo yang berputra sebilan orang yakni :
1. Nyai Abdulrohman
2. Kyai Ya’kub
3. Kyai Isma’il
4. Kyai Bukhori
5. Kyai Iskak, Coper,Kecamatan Jetis - Ponorogo
6. Kyai Kholifah
7. Kyai Ilyas
8. Nyai Muhammad Bin Umar dinikahi oleh Kyai Muhammad Bin Umar
9. Kyai Zaenal Abidin ( Sultan Selangor, Malaysia)
Catatan:
Kami sengaja tidak menguraikan keturunan dari putra/putri Kyai Muhammad Besari yang lain.

Setelah berhasi meredam pembrontakan di Singosari, Malang. Kyai Mohammad Bin Umar membuka lahan yang kelak dinamakan Banjarsari ( Baca kisah awal :Dari Sebuah Tanah Perdikan ). Dari sinilah beliau mulai meretas keberadaan desa Banjarsari dan mempunyai keturunan sebanyak delapan orang yakni
I. Nyai Ahmad Purwonganti
II. Kyai Ali Imron, Kyai Banjarsari ke 2
III. Kyai Belawi, Giripurno- Magetan
IV. Kyai Maulani, kyai Banjarsari ke 3
V. Kyai Muhammad Fakih
VI. Nyai Nawawi, Tawangrejo – Uteran
VII. Kyai Muhammad Muhyi
VIII. Nyai Ngaisah / Nyai Muhammad Besari

Catatan:
Selanjutnya angka romawi di atas saya pakai untuk angka kelompok untuk penulisan silsilah selanjutnya.Dan penulisan akan saya muat sesuai data yang ada pada saya.
Untuk kelengkapan data saya harap para famili dari keturunan Eyang Mohammad Bin Umar untuk membantu melengkapinya dengan mengirim data ke email saya :

KELOMPOK I :
Keturunan Nyai Ahmad Puwonganti mempunyai putra / putri 9 orang yakni :
1. Nyai Edris – Banjarsari
2. Ki Zaenal Mustofa
3. Ki Makhali
4. Nyi Musa – Sukasari
5. Ki Sulaiman
6. Nyi Imam Zaet
7. Ki Muhammad
8. Ki Sunget
9. Nyi Sakinah

KELOMPOK II :
Keturunan Kyai Ali Imron – Banjarsari mempunyai putra / putri 3 orang yakni :
1. Nyai Tabtazani – Keradinan – Ponorogo
2. Kyai Tafsir Anom I – Banjarsari
3. Kyai Musta’in – Nganjuk

KELOMPOK III:
Keturunan Kyai Baidhowi / Kyai Belawi – Banjarsari mempunyai putra / putri 7 orang yakni :
1. Kyai Imam Hidayat – Giripurno
2. Ki Abdul Latif - Kebonsari
3. Ki Zakaria – Siman , Ponorogo
4. Ki Munthohar – Ketawang
5. Ki Mustofa
6. Ki Ali Brahim
7. Ki Kasan Pura – Magetan

KELOMPOK IV :
Keturunan Kyai Maolani – Banjarsar mempunyai putra / putri 14 orang yakni :
1. Ki H. Sungep
2. Ki Jayadi I
3. Nyi H. Abdurrohman
4. Ki Dorahman – Mawatsari
5. Kyai Murtholo
6. Ki Suhada’
7. Ki Imam Rozi
8. Ki Mukmin
9. Ki Hasan Muntholif
10. Ki Admo Sudiro
11. Nyi Hasyim
12. Nyi Muhsin
13. Nyi Panji
14. Nyi Nurman.

KELOMPOK V :
Keturunan Ki Muhammad Fakih – Banjarsari mempunyai putra / putri 6 orang yakni :
1. Ki Muntohar
2. Ki Muhammad Sakeh
3. Ki Sakiran Kaliyoso
4. Nyi Muhammad Harun
5. Nyi “Dungbiru”
6. Ki Imam Iskandar

KELOMPOK VI :
Keturunan Ki Muhammad Nawawi – Bacem, mempunyai putra / putri 6 orang yakni :
1. Ki Joyo Dirjo
2. Nyi Rejosari
3. Nyi Imam Sundho
4. Nyi Lurah Mentaram
5. Ki/Nyi (?) Muntdholifah
6. Nyi Sunget

KELOMPOK VII :
Keturunan Ki Muhammad Muhyi, …………belum mendapatkan data

KELOMPOK VIII :
Keturunan Nyi Ngaisah / Nyi Akramuddin Bandungsari Kec. Wungu, mempunyai putra / putri 6 orang yakni :
1. Kyai Muhammad Ilyas – Sobrah
2. Nyi H. Masykur – Sobrah
3. Nyi Ahmad – Cirebon
4. Kyai Jamhuri
5. Kyai Ali Ashari – Sobrah.




24 komentar:

Anonim mengatakan...

Assalamau' alaikum wr wab..
Kenalkan sy M. Thohar al-Abza dari desa Ngrukem kec. Mlarak Ponorogo.
Saya masih keturunan Kyai Iskak, Coper (bukan Ceper). Coper itu sebuah desa kec. Jetis.
Kebetulan (klo tidak salah)..saya masih turun 8 dari K. Muhammad Besari, meski terpotong keturunan perempuan.
1. Muhammad Besari
2. Iskak (Coper)(Masjid)
3. Aspiyah
4. Mbah Piyan
5. Mbah Musinah (nikah dgn Istad, Masjid ngijon ngrukem, Mlarak)
6. Umi Kulsum (nikah dgn Mukhtar (keturunan Arab) dan tinggal di Ngijon, Ngrukem)
7. Djapari (Imam Masjid Ngijon, wafat 02-02-2002)
8. Saya sendiri (utk smntara di JKT)
Bebepa tahun lalu, keluargaku didatangi seseoran bernama Manaf dari Banjarsari Madiun (padahal kami tidak mengenalnya, aneh), memberi kayu kecil sebesar lidi. Ternyata, kami akan mengalami cobaan santet, dan setelah selesai penyantetan itu (beberapa thn), kayu iu hilang entah kemana..jgn2 Manaf itu utusan Ruh leluhur keluarga Banjarsari yang mengetahui keluara kami akan mendapat cobaan berat...
Thanks..

A.B. WIRAWAN mengatakan...

Wa' alaikumsalam wr wab..
Alhamdulillah dan terima kasih atas koreksinya.Mudah-mudahan silaturahim ini berlanjut. Saya tunggu informasinya yang lain. Insya Alloh koreksi anda akan kami perhatikan.Salam untuk seluruh keluarga.

Wassalam

Anonim mengatakan...

assalamu'alaikum wr.wb.
kami keturunan dari eyang muhammad bin umar juga namun belum tercantum,
ketika berkunjung ke makam beliau di banjarsari. paman saya pernah berkata bahwa memang, silsilah yang disusun baru itu belum lengkap, beliau mendapat kepastian itu juga dari orang yang menyusun silsilah.
putra dari kyai maulani masih ada lagi.

A.B. WIRAWAN mengatakan...

Saudaraku tanpa nama, tolong anda mencantumkan nama dan dari garis keturunan siapa . Keturuna eyang Moh Bin Umar dari putra ke berapa ?
Informasi anda sangat berguna. Insya Alloh saya akan sedikit demi sedikit menyusun buku silsilah yang diperbarui.

tedy mengatakan...

afwan baru memberi balasan komentar.. saya diberi cerita oleh paman bahwa garis keturunan kami berasal dari eyang maulani,
tapi saya belum yakin benar karena beliau sudah sepuh
takut lupa
menurut beliau
dari eyang maulani turun ke putranya (saya juga tidak tahu namanya) lalu berputra eyang harjo besari ayah dari kakek buyut saya
harjo ulomo di saradan madiun

saya g tau pak link ato penghubung generasinya... ada silsilah lengkap ato tidak pak dari generasi generasi minimal sampe ke eyang harjo besari

klo ada tolong kirim ke email saya pak
tedyanjmail@gmail.com

Anonim mengatakan...

Saya adalah Muhammad Muslih bin Marzuqi bin Khusnindar bin Hasan Ali bin Taftazani (Keradinan Ponorogo).
Taftazani adalah suami dari Nyai Taftazani (kelompok II)

Alhmadulillah, kita bertemu di dunia maya, kt saudara.

Sampean dimana. Ini alamat Blog ku http://www.mbakdloh.wordpress.com
Disini sdh lengkap profilku

andyblo mengatakan...

assalamu'alaikum wr.wb. kami keturunan dari eyang muhammad bin umar yg ada dibalaraja tangerang banten , nama saya AHMAD SAFARI putra dari bapak SUNYOTO cucu dari NYAI RADEN SITI ASSIYAH diKEBONSARI MADIUN ,saya ingin menjalin silaturahmi sesama keturunan dari trah EYANG MANGUNARSO ..WASSALLAM TERIMAKASIH

Pungky mengatakan...

pak coba periksa link berikut ini :
http://id.rodovid.org/wk/Istimewa:Tree/267699
siapa tahu berguna utk silsilah ini

Sheepy mengatakan...

assalamu alaikum,.
perkenalkan sedulur saya Hasib Rosyadi bi Mahmud Rosyad bin Abdullah Mursyad bin Nidho Besari bin Muhammad Sayyid bin Taftazani Kradenan Ponorogo dari kelompok II,.saling doa matur nuwun,..

Anonim mengatakan...

smleikum
saya seno dari keturunan kelompok 3 Eyang Abdul Lathief sampai ke mangunarso

Anonim mengatakan...

kenalkan saya bernama bambang eko purnomo.saya trah eyang putri nyai Imam Sundho binti kyai Nawawi-Bin Kyai Mohammad bin Umar.Mas Wir.mohon bantuan info,sya lagi menelusuri siapa nama asli Eyang nyai Imam Sundha?dan apakah Almh semasa sugengnya adlh isteri Eyang Kyai Abd.Rozak Bacem dan almh dimakamkan di makam keluarga Bacem samping Kyai Abdul Rozak yang berasal dari Pasundan trah Prabu Kean Santan.Mas Wir saya lahir di Madiun 1946 n domisili sekarang di Bogor.Saya kepingin ziarah lagi ke Banjar sari ke2 x.saya menunggu info dari jenengan dgn hormat n sangat n sebelumnya mtr sanget nuwun.Salam antar keluarga. Wassalam.( bambangep46@gmail.com)

mukhrojin mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh penulis.
mukhrojin mengatakan...

Assalamualaikum,
nama saya Mukhrojin, saya dari keturunan kelompok IV, yaitu Kyai Maulani Madiun, jika di urut dari Mbah M Bin Umar adalah: M. Bin Umar- Kyai Maulani-mbah Abdurrohman-mbh Harjo besari-Muhammad Rejo- Imam puro- Imam Supaat- Mahmudi-Mukhrojin,,
saya juga tinggal disurabaya tepatnya sidoresmodalam, ayah saya asli madiun tapitinggal di banyuwangi,,salam silaturahim dumateng keluargo sedanten

Anonim mengatakan...

assalamu'alaikum..
nama saya slamet solehudin dari pringsewu - lampung. terus terang saat ini saya sedang mencari silsilah keluarga dari ( nyai ageng harjo basori- tegal rejo/ kyai muhammad basori.menurut buku silsilah yang saya punya
beliau mempunyai 6 keturunan
1. nyai khasan besari (tegal rejo )
2. kyai imam sajid (banjar sari )
3. muhammad salam (banjar sari )
4. muhammad sajad ( banjarr sri )
5. muhammad bajuri
6. muhamad khusmin ( banjar sari )
dan saya ketrurunan ke 3 dari nyai hasan besari, dan saya mau tanya kepada saudara, apakah masih ada kaitan dengan silsilah yg sudah saya sebutkan
email : nodience@yahoo.com
nieduanies@gmail.com

Djoko Bhirowo mengatakan...

Assalaamu 'alaikum
Pak Wir, saya Djoko Bhirowo dari Mangunarsan garis keturunan Eyang Belawi.
Mo tanya nih, eyang Muhammad bin Umar masi ada hubungan sodara kah dengan Kyai Waridin (Pendiri Pondok "Al Waridin" Pagotan, Madiun)?
Karena info dari Bapak saya Pak Hartono bin Radjak Mangunsoedarso bahwa Eyang Muhammad bin Umar itu keturunan dari Ki Ageng Mirah.
Dan ternyata saya dapatkan Kyai Waridin juga keturunan Ki Ageng Mirah.
Coba cek silsilah Kyai Waridin di alamat berikut ini:
http://usrohabdulkarimbaabud.blogspot.com/2010/10/silsilah-keluarga-bani-k-abdul-karim.html
Trims yah sebelumnya.

Nur Syahadati mengatakan...

Asalamu Alaikum
aku ngaturi panjenengan mas saja ya ! Nyuwun sewu Pak Purnomo yang dimaksud kan Pak Lurah nggih . dan Bu Chanah menawi mboten lepat kakungipun ingkang sampun sedo rumiyin Pak Yachya ? Kalau benar ! masa kecil saya bermain dengan mbak Danik. Kemarin sy ketemu mbak Sri sewaktu ada manten di Tegalrejo> Mak Sri menikah dg dik Suyuti dari Cigrok . Adik Bu Chanah asmanya bu Yayi mrnikah dengan Pak Lil adik bapak saya !

kristianto sudianto mengatakan...

Assalamu'alaikum wrwb
Sy Kristianto, menurut silsilah msh ada hubungan dgn Kyai Muhammad Besari dr putranya yg bernama Kyai Kasan Besari.

Noor Indriaty mengatakan...

Ass Wr Wb, nama saya Atty Manirjo, putri dr bpk Manirjo,cucu dr eyang Isbingat bin Purwoseputro, eyang putri kami adalah keturunan dr eyang Tapsir Anom,yaitu eyang sosrongulomo, eyang putri kami kakak beradik dari eyang abdulkamid kakung, keturunan eyang Isbingat yg masih hidup pakde Sutaryo, skrg tinggal di jogja, dr keturunan eyang bingat kami adalah keluarga besar, harapan kami adalah kami bisa menjalin tali silaturahmi. Tks wass

Rina Wibisono mengatakan...

Hi Apakah ada cucu dari Eyang Purnomo dari Masjid tegal sari?

Terima kasih...

paijo mengatakan...

assalamualaikum mau tanya silsialah dari mbah purwoganti
1 haji hudrus
2 suhodo
3 munawir

Sang Musafir mengatakan...

Apa benar Kyai Nawawi ( suami Nyai Nawawi) itu adalah putra dari Kyai Ismail bin Kyai Ageng Muh Besari? dan makam Kyai+Nyai Nawawi ada di mana?mohon penjelasannya.maturnuwun.

A.B. WIRAWAN mengatakan...

Alhamdulillah banyak respon dari para famili, tapi mohon maaf sebesar-besarnya baru ini saya membuka blog ini setelah sekian lama saya tidak aktif. Insya Allah saya akan muat kembali silsilah kita dengan saya coba memilah, agar kita lebih mudah memahaminya. Data yang yang muat tentunya hanya yang saya tahu dari nara sumbernya, tentang keakuratannya tentunys perlu kerja sama diantara kita untuk saling mengoreksi. Terima kasih

wawang mengatakan...

ke iV Nyai Abdur Rohman /Nyai nurbasari nikah Kyai Abdur Abdur Rohman Tegal rejo ber anak tujuh yang ke 2 Kyai Moch Ilyas anaknya nikah dengan Hasan ulama menurunkan trah PSM . Kalau Eyang saya anak no. 3 Nyai Harjo Besari mempunyai anak sembilan turun dari Nyai Mangon Besari,nyai Abdullah,nyai Mohamad Dahlan,muflihatun dan saya Siti nurul aw/Nyonya wawang wm

Anonim mengatakan...

Nyuwun sewu saya ingin tahu hubungannya dengan nglandung , mengingat bapak saya alm dulu sering ke sewulan , mungkin ada yang kenal , bapak saya bernama imam supangat dari nglandung pagotan